made by Leeloumade by Leeloumade by Leelou

Kamis, 29 Maret 2012

The Intertropical Convergence Zone (ITCZ)


Menurut Threwartha dan Horn (1968), ITCZ adalah garis atau zona yang berkaitan dengan pusat sirkulasi siklonik yang memiliki tekanan udara yang sangat rendah dari daerah sekitarnya dan berada di antara dua cekungan equatorial. ITCZ merupakan daerah pertemuan angin yang membentuk awan penghasil hujan yang berada di sekitar wilayah itu sehingga hujan turun cukup deras secara berkesinambungan. ITCZ adalah sumbu arus angin pasat di daerah tropis yang memisahkan pasat timur laut dari pasat tenggara. Bisa juga ITCZ merupakan pertemuan antara angin pasat dari belahan bumi utara (BBU) dengan angin pasat dari belahan bumi selatan (BBS). Sistem perawanan dalam ITCS yang terbentuk adalah cluster awan dengan pertumbuhan vertikal yang luar biasa. Seperti halnya konvergensi yang terjadi di atas Bali dan Nusa Tenggara yang terjadi merupakan pemusatan pertumbuhan awan. Energi yang dibutuhkan untuk mempertahankan keberadaan ITCZ diperoleh dari penguapan di permukaan laut yang dibawa oleh konvergensi angin troposfer bawah. Jadi ITCZ tidak lain adalah palung ekuatorial yang lokasinya berubah-ubah sesuai dengan perubahan thernal ekuatorial dan tergantung pada gerak matahari serta distribusi daratan dan lautan. Sabuk ITCZ pembawa hujan ini terbentuk akibat konvergensi angin pasat dekat ekuator yang akan bergerak melintasi ekuator dari utara ke selatan atau sebaliknya sesuai dengan pergerakan semu matahari. Konvergensi pada ITCZ inilah yang dapat menciptakan hujan deras di kawasan yang dilaluinya.
Indonesia merupakan salah satu negara yang berada di wilayah ekuator dan memiliki iklim tropis. Wilayah ekuator pada umumnya merupakan wilayah pusat tekanan rendah atau lebih dikenal dengan wilayah siklon. Wilayah siklon merupakan m erupakan wilayah te m pat berkembangnya a wan-awan konvektif yang menjadi sumber pertumbuhan badai dan cuaca buruk lainnya . Wilayah ini lebih dikenal dengan nama Inter Tropical Co nvergenceZone(ITCZ). Wilayah ini terletak antara linta ng 5 o sampai 23 o baik utara maupun selatan. Ada beberapa istilah untuk menyebut wilayah ini, antara lain :
  • Intertropical Front
  • Monsoon through
  • Doldrums
  • Equatorial Convergence Zona
  • Daerah pumpunan awan aktif
  •  Zona Potensi Pertumbuhan Awan
  • Daerah Konvergensi Lintas Tropis
Mempelajari ITCZ sangat diperlukan untuk menjelaskan beberapa fenomena-fenomana iklim yang terjadi di dunia, khususnya wilayah indonesia. ITCZ mampu menjelaskan fenomena banjir yang telah melanda hampir sebagian besar wilayah di indonesia. ITCZ memainkan peran penting pada keseimbangan energi atmospheric (Waliser Gautier dan 1993) dan di bumi iklim (Zhang 1993). Menyerap panas yang berlebihan di atas permukaan lautan tropis yang ditransfer ke troposphere rendah melalui penguapan kemudian diangkut ke altitudes tinggi melalui konveksi dan panas laten dan latitude tinggi melalui sirkulasi Hadley. Selain itu, peningkatan awan konvektiv terkait dengan sistem kontribusi yang signifikan pada albedo planet, kapasitas, dan transmisivity dari kejadian radiasi matahari. Di dalam dan di luar ITCZ, fluxes panas, kelembaban, dan momentum dan radiasi melalui permukaan laut dan dalam suasana berbeda. Dengan demikian, struktur, posisi, dan migrasi dari ITCZ adalah penting dalam menentukan dan menganalisis iklim bumi pada skala global. Dengan demikian, kekuatan dan karakter dari kopeling udara-laut adalah penting dalam menentukan iklim bumi pada skala lokal.

siklus hadley



Bumi dikelilingi oleh beberapa sabuk angin yang berlaku di bumi, yang dipisahkan oleh wilayah yang kenaikan atau penurunan kecil. Arah dan lokasi sabuk angin ditentukan oleh radiasi matahari dan rotasi di bumi. Tiga sirkulasi utama yang dikenal yaitu: sel Hadley, sel Ferrel dan sel Polar. Pada atau di dekat khatulistiwa, di mana rata-rata radiasi matahari paling besar, udara panas di permukaan dan meningkat. Band ini membuat tekanan udara yang rendah, pada khatulistiwa dikenal sebagai zona konvergensi intertropical (ITCZ). Zona ini mengacu di udara permukaan dari subtropis. Udara subtropis saat ini telah mencapai khatulistiwa, ia meningkat sampai ke atmosfer atas karena konvergensi dan konveksi. Ia mencapai ketinggian vertikal maksimum sekitar 14 kilometer (troposfer atas), dan kemudian mulai mengalir secara horizontal ke Utara dan Selatan Poles. Udara ini naik satu segmen terdiri dari pola sirkulasi disebut Hadley Cell (lihat gambar 1 di atas). Hadley sel yang akhirnya kembali ke permukaan air di bumi, dekat 30 deg N dan S.




i smelled the bellagio
today, thought of you

stubbed my toe,
thought of you

spilled some milk,
thought of you

overslept,
blamed you

forgot to pay the
cable bill, thought of
you

drove past home,
thought of you

watched a star
fall, thought of you

tossed and turned in bed,
thought of you

thought of you, while
thinking of you

I study at night. Do You ??


It’s not news that sleep is tied to learning — even a 90-minute nap can significantly help boost your brain power — but if you want to cement new knowledge in your brain, recent sleep research demonstrates that a good night’s sleep shortly following your studies has a significant impact on your ability to retain information.
The study in question asked participants to memorize related word pairs (e.g., circus – clown) and unrelated word pairs (e.g., cactus – brick). Some participants learned the words at 9am, some at 9pm. The 9pm crowd went to sleep shortly after learning the words. The 9am crowd did not.
The results: Sleep made no difference when participants were asked to recall the related words, but when participants were asked to recall unrelated word pairs, the 9pm group — the group that slept right after learning — did significantly better. So where your brain already has a strong semantic roadmap for learning (as is the case with the related word pairs), sleep doesn’t have a major effect. Where it’s forming new connections, sleep makes all the difference.
Stick that in your mind pipe next time you need to do some serious cramming. 

Minggu, 25 Maret 2012

Happy birthday, abang :)

14 February ..
Apa yang ada dibenak anda ?? Pastinya hari VALENTINE tp nggak buat aku . 14 februari adalah hari ulang tahun abangku, bang thoriq. Yap selepas kami memutuskan hubungan, kami jadi adek-kakak lagi :) Sebenernya aku mau ngasih kado buat kamu, tp mau aku paket nggak ada waktu buat maketin dan kamu kalo ke kediri nggak pernah mampir rumahku :(
Setelah aku dan toriq putus , ada seseorang yg bernama ULFA dan mungkin dialah penyebab putusnya hubungan aku dan dia, ini dia kado ulfa buat toriq
Itu nampang rupanya si ulfa
well .. si ulfa berhasil ngedapetin rasa sayang dan perhatian dari toriq
Dan tau nggak sih ?? aku agak cemburu campur benci campur2lah pokoke, opo maneh pas si ulfa poto bareng mbek toriq Щ(ºДºщ) 



katanya rupa si itu cewek persis sm aku. Hoy !! persisi soko apane leee ??  (Q╰_╯)==○☆‎(x,☉")

Jogging

Beside Gudang Garam hall

pedestrian 

Klothok hill

Brigif Park

Brigif Park

Brigif Park

Brigif Park

Sabtu, 24 Maret 2012

mukjizat Al Quran

Berikut ini adalah penemuan Dr. Tariq Al-Suwaidan, seorang sarjana muslim. Islamic Gateway dan ummah.net telah mengkaji hal ini.Mu’jizat yang ditemukan beliau itu sebagai berikut :Jumlah suatu kata dalam Al-Quran sama dengan jumlah lawan katanya.

Kata/arti ———————- Lawan kata/arti ———— jumlah

Al-Dunya/dunia ————- Al-Akhira/akhirat ———–115

Al-Malaikah/malaikat —– Al-Shayateen/syaitan ——- 88

Al-Hayat/hidup ————- Al-Maut/mati —————–145

Al-Rajul/lelaki ————– Al-Marha/perempuan ——- 24

Jumlah kata bulan dan hari di dalam Al Qur’an sesuai dengan jumlah bulan dan jumlah hari dalam satu tahun

Kata/arti —————————— jumlah

Al-Shahar/Bulan ———————- 12

Al-Yaom/Hari ————————365

Jumlah kata darat dan laut di dalam Al Qur’an sesuai dengan perbandingan luas antara luas permukaan daratan dan lautan di Bumi.

Kata/arti ————–jumlah———- perbandingan (%)

Al-Bahar/Laut ——– 32—————–71.11

Al-Bar/Darat ———- 13—————– 28.89

Total——————– 45 —————-100.00

Jika dibandingkan dengan kenyataan yang ada di dunia, ternyata luas permukaan lautan terhadap luas permukaan bumi adalah 70%, dan daratan adalah 30%.


adapted from kaskus

Jumat, 23 Maret 2012

Penyebab Hilangnya Islam



"Islam hilang karena empat orang :
  •  Orang yang tidak mengamalkan ilmunya 
  •  Orang yang beramal tanpa landasan ilmu
  •  Orang yang tidak mengajarkan ilmu yang ia miliki 
  • Orang yang menghalangi manusia dari menuntut ilmu (Al I’tisham hal. 96)
@Dr_Alsadhan Syaikh Abdul ‘Aziz bin Muhammad As Sadhan, salah seorang murid Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Doktor dalam ilmu Ushuluddin Universitas Al Imam.

Islam itu Indah

untittled

My Big Thanks